Mewujudkan Mimpi Menjadi Penulis
Hello namaku Eny , Mimpiku menjadi penulis karena penulis bukan cuma membuat karya, tapi meninggalkan jejak pemikiran yang bisa hidup lama setelah dirinya. Dari pengalaman aku ketika Konsul ke psikolog darisitu aku juga mengerti artinya menulis ,salah satunya bisa mengeluarkan emosi, emosi yang baik bisa kita keluarkan melalui tulisan. Bisa dari jurnal,puisi dsb. Aku ingin suatu saat nanti karyaku bisa menginspirasi orang lain.
Berikut langkah dariku untuk meraih mimpi jadi penulis :
1. Menemukan “suara” dan alasan menulis
“Kenapa aku ingin menulis?”
Karena aku ingin berbagi pengalaman, menyembuhkan diri, menginspirasi orang lain dan menyampaikan pesan tertentu.
2. Banyak membaca
Karena dengan banyak membaca aku dapat mengamati gaya penulis lain seperti cara mereka membuka cerita, menggambarkan emosi, atau menutup bab dst.
3. Dengan menulis setiap hari, sekecil apa pun !
Aku menulis engga harus panjang tapi cukup satu paragraf, satu puisi, atau catatan pendek.
Bisa di buku harian, blog, atau bahkan catatan ponsel.
Disiplin dalam menulis membentuk otot ide dan gaya bahasa.
4. Memulai dengan pengalaman pribadi
Tulisan paling kuat datang dari hal diri kita sendiri : perasaan, pengalaman, orang-orang sekitar, atau tempat yang kita cintai.
Dari situ, ide cerita akan mengalir lebih alami.
5. Dengan Ikut komunitas
Bergabung komunitas penulis online ,kalau ak biasanya ikut di komunitas Twitter dan diblog seperti blogtour .Ikut komunitas ini juga kita banyak wawasan dan bisa dapet buku gratis kalau menang waktu ikut giveaway. Ini bikin aku termotivasi dan terbiasa menerima masukan.
6. Mempelajari teknik penulisan
Aku belajar dasar-dasar seperti:
Struktur cerita (awal–tengah–akhir)
Gaya bahasa dan diksi
Pengembangan karakter
Penulisan dialog
Editing dan revisi
Buku yang pernah aku pelajari dari “On Writing” (Stephen King).
7. Mempublikasikan karya
Memulai hal kecil ,kalau ak biasa menulis di Blog pribadi dan instagram (micro writing, puisi pendek).
Jangan menunggu sempurna. Kadang tulisan yang kita anggap biasa justru menginspirasi banyak orang.
8. Menjaga semangat dalam menulis
Akan ada masa ragu, tapi yang selalu diingat penulis sejati bukan yang paling cepat terkenal, tapi yang paling setia menulis.
Kalimat penyemangat untukku:
“Menulislah, meski hanya satu kalimat sehari karena dari satu kalimat bisa lahir sebuah buku, dan dari satu buku bisa lahir perubahan.”
Bisa mampir di blog aku :
hellooeny.blogspot.com
Akun Twitter :
@enythxz

Komentar
Posting Komentar